Letih sudah kaki ini melangkah, ntah berapa kilo meter jalan yang sudah aku lalui dan kini saatnya aku kembali pulang.

Rumah, iya sebuah rumah tentunya yang menjadi tujuan bagi kita, namun cukupkah hanya sekedar membaringkan badan dan lalu memejamkan mata?? tentu tidak, semestinya kehangatan keluarga dan sapaan lembut dari si kecil dapat meluruhkan semua peluh dan menenggelamkan seluruh dahaga kerinduan dalam hatiku. namun dimana gadis kecilku??sudah beberapa hari ini tidak kutemukan sosoknya, paling tidak semenjak kami memutuskan untuk menjadi dunia yang berbeda akhirnya malaikat kecil yang belum cukup mengerti untuk memilih harus aku relakan jauh untuk sementara waktu.

tak ada yang dapat aku perbuat, hanya file Vidio dan ribuan gambar yang tertata rapi di setiap sudut ruangan pribadiku yang akhirnya mampu mengusik kuatnya tembok keangkuhanku. menetes dan mengalahkan seuruh ambisiku nuntuk bertahan. ntah sampai kapan, namun ini adalah bagian dari alinea yang harus aku lalui, setelah bergelut dengan roda kehidupan yang aku rasa tak pernah berhenti lajunya aku harus kembali berjibaku dengan keadaan yang seakan-akan semakin menghimpitku.

bukan aku, iya ini bukan diriku aku terjebak dalam suatu keadaan yang memaksa aku untuk tidak menjadi diriku. Namun tak ada apapun yang bisa aku perbuat aku harus keluar dari lingkaran ini sendirian sementara tak satupun dari mereka mencoba mengerti siapa aku, dan biarlah episode berikutnya yang akan mencairkan kenyataan siapa aku sebenarnya.