Harimg1307200850961i kesekian dikota kecil ini sangat melelahkan. Seharian kelililing Lapangan untuk Mengkondisikan semua apakah proyek siap untuk di mulai. Pfuih capek juga yah pelaksana lapangan… debu, panas dan keringat bercamur jadi satu.. kulit udah item semakin gosong (tapi tetep eksotik heheheheeee). aku gak habis fikir Fraziel, Terongist betah di kota dengan suhu melebihi 3o derajat C. Yah benar pepatah mengatakan rumahku adalah syurgaku.. paling tidak aku gak mau berlama-lama dikota ini wuih… keringete nganti ijo royo-royo…

Tahu_gejrot_cirebonAda satu hal yang tidak bisa dilepaskan dengan Cirebon Tahu gejrotnya.. Mmmm…Nyammi, bagi aku yang juga penikmat kuliner sangat dimanjakan dengan makanan khas kota cirebon ini. Aroma bawang merah dan putih serta pedasnya cabai rawit di campur dengan kecap manis bener2 pengalaman yang tak akan kulupakan. Satu hal yang masih bersarang dibenakku sebuah pertanyaan, kenapa dinamakan tahu “gejrot”… belum sempet tak tanyaken ka mang penjualnya.

Malam hari dikota ini masih terbilang rame disamping memang lokasi keramaian-pasar-tiban-11proyekku deket TOL Kanci yang merupakan pintu masuk menuju dan keluar JaTeng, juga merupakan persimpangan jalur Pantura dari arah Jakarta, Cikampek, Indramayu juga merupakan pertemuan dua jalur dari arah bandung dan kuningan jalur tengah Jawa Barat. Dipusat kotanya sendiri aku masih bisa menikmati keramaian paling tidak sampai lepas malam, pulang kebandung jam 1 dinihari kota Masih terlihat rame. dari mulai K**U2 malam sampai Lel**i hidung belangnya juga lengkap. sepanjang perjalanan aku dimanjakan oleh pemandangan yang tidak monoton, ada tukang becak, penjual lepas malem sampai warung r***ng2.

cuma saya kok tidak mendapatkan krupuk melarat yah apa sekarang penjualnya udah kaya-kaya hingga tidak ada lagi yang jualan kerupuk melarat. yah paling tidak itulah romansa sekilas dikota yang dalam beberapa tahun terakhir in i akan sering aku kunjungi. hingga perjalanan pulang menuju bandung sedikit tancap gas maklum udah larut pingin buru-buru sampai dan langsung istirahat. bergaya michael shumaker menggunakan Strada Triton 2008, yang yah lumayan lah untuk daya jelajah Bandung – Cirebon… cuma satu masalahnya, tanganku sibuk memainkan prosneleng, sementara prosnelengku sendiri weks….

ada gunanya juga punya blog… ajang curhatku yang doyan corat-coret gak jelas. paling tidak semua cerita tentang tahun2 di cerebon dengan proyekku akan aku share semampuku…. special give to Fraziel, Terongist, Hedy Kemalafury dan semua temen2 yang berasal dari Cirebon.. aku punya sepenggal cerita nih….

Cirebon Kota romantis dan indah…

tempat hatiku pernah engkau

tiarapkan pada momen-momen bersejarah…

jalan-jalan tak tersapu, pusat kota…

tentunya terimakasihku pula

kepada pengamen jalanan lampu merah

yang telah memahatku tegak didermaga penuh rindu-dendam tanpa jejak…

cirebon….

temat hatiku terharu dan hilang melagukanmu aku kehilanganmu..

cirebon 10 November 2009. to…… Kemal WishGone…

(Special give to Kemal)