Terinspirasi dari Comment bro moonraker pada artikel sebelumnya, beliau mengatakan… “invest ke indonesia ? negara yg penegak hukumnya pada bermasalah ? yg buruhnya sering demo anarkis “ , maka saya mencoba menguraikan sedikit yang bisa saya tangkap dari apa yang telah saya baca.58064_demonstrasi_buruh_menolak_skb_4_menteri

Memang bukan perkara mudah memperbaiki system di negeri ini, kita tidak bisa menutup mata dngan segala keterbatasan yang dimiliki oleh Negara kita ini, Demo buruh, penegak hukum yang bermasalah sampai dengan kebijakan-kebijakan dari pemerintah sendiri yang terkesan mempersulit masuknya investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia. 

Setidaknya diperlukan sebah kawasan khusus bagi para investor, Belajar dari negeri Tirai Bambu cina yang telah membuka sedikitnya 54 kota yang dijadikan khawasan khusus bagi para investor.  Kita bias melihat efek dari kebijakan tersebut, perindustrian cina berkembang secara pesan akhir dasa warsa ini hamper seluruh kawasan global dibanjiri oleh produk-produk negeri tirai bambu tersebut. tentunya hal itu tidak terlepas dari peran serta pemerintah yang mendukung dengan kebijakan-kebijakan yang mengatur seluk beluk investor.

BATAM%20MAPSebenernya kita juga sudah memiliki beberapa kawasan khusus atau biasa di sebut juga dengan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) yang pada bulan Juni 2006 lalu pemerintah Indonesia dan Singapura telah menetapkan Batam, Bintan dan Kepulauan riau sebagai Kawasan Ekonomi Khusus dan menetapkan Batam sebagai kawasan berikat (bonded zone) serta sebagai kawasan Pergudangan (Bonded Warehouse).

Meski pemerintah sempat membuat kebijakan mencabut keistimewaan yang dimiliki Batam, yaitu melalui PP 39/1998 tentang Pengenaan PPN dan PPn-BM di Batam. Keputusan tersebut mendapat reaksi masyarakat dan penguasa Batam, dan akhirnya, pemerintah menerbitkan penundaan lewat PP 45/2000. Selang tiga tahun kemudian pemerintah kembali mengeluarkan PP 63/2003 tentang Pengenaan PPN dan PPn-BM di Batam, sekaligus mencabut PP 39/1998. Kebijakan tersebut membuat iklim usaha di Batam dan sekitarnya mengalami degradasi. Selama 2004-2005 terjadi sejumlah penutupan dan relokasi pabrik di sektor manufaktur.
Kini, setelah BBK ditetapkan sebagai KEK, iklim investasi di kawasan tersebut memberikan sinyal yang menggembirakan. Menurut Gubernur Kepri Ismeth Abdullah, sedikitnya delapan perusahaan asal Singapura akan menanamkan modal di Batam dan Bintan dengan nilai investasi sekitar US$ 31,6 juta dengan rencana penyerapan tenaga kerja 2.000 orang (Bisnis Indonesia, 24/7).Batam Pelabuhan

Masuknya kembali investasi asing ke Batam tersebut semoga saja menjadi awal sukses memikat modal asing ke Indonesia, khususnya ke wilayah BBK. Sebagaimana yang terjadi di negara lain hadirnya KEK dapat menjadi magnet bagi investor asing untuk menanamkan modalnya di negara tersebut.

melihat dari keberhasilan tersebut diatas setidaknya memberikan angin segar bagi kita dan sedikit berharap bukan hanya batam nantinya yang akan di jadikan KEK, berharaplah juga kawasan industry JABODETABEK, atau di beberapa kota besar lainnya di Indonesia dapat di jadikan Kawasan Ekonomi Khusus.

Seandainya sudah begitu bukan hanya sektor industrinya saja yang diuntungkan, dari segi pariwisata, perhotelan dan bisnis-bisnis kecil yang nantinya akan banyak menciptakan lapangan kerja baru bukan tidak mungkin akan bermunculan dan berkembang dengan pesat seiring kemajuan dunia industry dinegara ini. Akhirnya lapangan pekerjaan akan tebuka semakin lebar.

Intinya bukan hal yang tidak mungkin juga buat Yamaha pusat memindahkan sebagian atau bahkan seluruh asetnya ke Negara kita tercinta ini, seperti halnya Kawasaki yang sudah terlebih dulu bedol desa ke Thailand sana. Memang selain Indonesia ada pilihan lain buat Yamaha untuk memindahkan asset-asetnya. Seperti yang kita semua ketahui sebagian riset R2 untuk kawasan asia pasifik Yamaha telah memilih India sebagai basic risetnya, namun dilihat dari market share Yamaha sebesar 40 % untuk kawasan asia tidak menutup kemungkinan bagi Indonesia untuk di jadikan induk perusahaan Yamaha. Pinter-pinternya orang YMKI aja main mata ama Yamaha global serta, jelinya pemerintah melihat peluang yang masih terbuka lebar untuk kemajuan industry Negara kita tercinta ini.

3977Nah saatnya sekarang bro-bro semua juga mempersiapkan diri menghadapi segala sesuatu yang terjadi, seandainya mimpi itu terjadi, SDm_nya juga perlu dipersiapkan, stabilitas politik dan keamanannya juga sangat mendukung terciptanya iklim produksi yang kondusif. Selain pemerintah pusat lewat kebijakan2 investasi tersebut diatas tentu saja pemerintah daerah juga memiliki peran serius di sini, nah kira-kira langkah apa saja yang diperlu disiapkan oleh pemerintah  daerah kita lihat nanti pada artikel berikutnya.

Kesimpulannya…
Gak ada yang gak mungkin dinunia ini seandainya kita mau berusaha: inget “Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kalau bukan kaum itu sendiri yang merubahnya”, jadi marilah kita mulai dari diri kita sendiri, menciptakan suasana dan stabilitas keamanan yang kondusif demi mendukung kemajuan dunia industry kita. lagi pula hal itu telah di buktikan di kawasan BBK (Bintan, Batam dan Kepulauan Riau). tinggal di kawasan industry JABODETBEK kapan nih menyusul.

menurut bro-bro sendiri gimana mungkin gak semua itu terealisasi dengan sempurna… monggo di share hasil pemikirannya apa aja, karena yakinlah terkadang suara dari kita rakyat kecillah yang cenderung lebih jujur dan realistis….