AR0702120002_01_1

About V-Ixion…

Menurutku, lagi2 masih menurutku… mongtor ini cukup handal dikelasnya system injeksi…, tampang yang fresh dan deltaboxnya membuat aku tergiur untuk meminangnya… tadi nya ada beberapa pilihan yang sempat masuk kedalam benakku. Pilihan pertama jatuh pada Satria FU. Mesin DOHC, digital spedo. Namun satu masalah yang muncul genre motor ini bebek, setangguh apapun dimataku dia tetaplah bebek…2. Tiger lagi, tapi aku orangnya traumaan, dan terlalu mendramatisirkan suatu kejadian aku takut selalu teringat akan tirevki yang telah tiada. Pilihan ke tiga N250… tabunganku belum cukup, mestinya juga aku ambil CBR CBU namun gelora dihati masih menggebu2 pingin N250. So Motor butuh buat mobilitas sehari2 impian juga masih keras mendorong ambisiku. Akhirnya jatohlah pilihan pada V-ixion, buat sehari2 gak kekejek krn gak usah nunggu angkot atau bis, tabungan masih ada, sabar dikit mudah2an N250 dapat segera dipinang… nabung lageeeee…. Performa… Mongtor ini sangatlah freshlook… body kekar deltabox membuatnya stabil dibawa nikung, mau rebahan, mau tiduran atau bahkan ndlozor sekalipun bolehlah… (pengalaman ndlozor 2189355936_31406d62ee_osekali). Bagi para pecinta kecpatan kelas menengah mongtor ini cukup mewakili, seperti aku yang gak pernah lari lebih dari 130 kpj (tapi pernah aku bawa sampai 140, remember pernah lho ya…). Hentakan tenaga masih sangat nendang di putaran bawah dan tengah… wuzz…wuzz.. langsung melesat…. Namun tidak pada putaran atas, seperti di kebiri di putran atas tenaga malah terasa smoot pada perpindahan 4 ke 5 al hasil kecepatan tidak berubah secara signifikan hanya memperhalus desingan mesin saja…..

Konsumsi BBM…

Maaf yah untuk semua, klo orang awam seperti saya tidak tahu yang namanya alat2 canggih, taunya liat fakta di fueltank, berapa doku yang dikeluarin, berapa jarak yang ditempuh itulah konsumsi… Dalam kota, stop and go… irit, bahkan untuk motor sport bias di bilang sangat irit… 1:46.2 km… note: aku isi Pertamax 30 rb… (5900)= +/- 5 L.. aku pake buat bolak-balik Puewakarta Bandung = 98×2 = 196 + jalan2 di tempat kerja +/- 20 km, dibandung +/- 15 km total = 196 + 20 + 15: 231. Itung itungan yang njlimet dan gak karuan ini berdasarkan tes lebih dari 10 kali… secara mongtor ini aku beli 1 tahun yang lalu, perjalanan sejauh diatas hamper tiap minggu aku lakukan dan selalu aku tes nah itu ketemu rata2nya.. ada data yang lebih akurat monggo di share…. Klo konsumsi luar kota sangat mencengangkan.. pengalaman mudik tahun 2008… total Km = +/- 600 km aku Cuma merogoh kocek 70 rebu… (note pertamak 6200) = 11.3 liter. So dapat di ketemukan konsumsi rata2 = 600: 11.3 = 52.6 km/l… lha ada yang gak sependapat.. mungkin juga lha punyaku masih standar waktu itu ban masih cungkring, gak bawa beban berat… jadi masih mungkin….

Kenyamanan & Prestige ….

Jangan lah coba2 membandingkan dua produk ini klo gak mau di pentung ama fansboy kedua merek… ya jelas dari sisi harga Tirev unggul, tentu prestige juga lebih anda dapatkan diatas Tirev… namun masalah performa dan Topspeed… boleh lah di adu sendiri bro2 dirumah kira2 mana yang unggul… aku punya jawabannya tapi Cuma buat aku sendiri.. silakan bro2 coba sendiri ya…. Ntu baru dari sisi prestige klo kenyamanan, masih nyaman tirev aku bilang posisi nunduk meski nanggung. Tapikedua merek ini punya keunggulan dan kelebihan berbeda secara menurutku kebali keselera mau yang mana… monggo di share…

Kesimpulan….

Secara keseluruhan anda tidak akan menysal dengan memilih produk ini, 2wq8xu8dengan harga segitu anda sudah dimanjakan dengan fitur injeksi, deltabox juga monosok, Cuma itu Yamaha semakin didepan cakramnya… tapi tromol dibelakang tidak mengganggu menurut saya klo mau lebih eye catching tinggal ganti cakram… berezzz…. Mungkin itu bahasan ngawur dari saya… mau di tambahin, makasih, mau di cekal yo jangan.. lha yang awam juga pingin didenger omongannya… mending berbagi aja yuuukkk….. Tarik Mang….